Senin, 26 September 2011

 BUAH TIN 
( Ara / Figs ) 




1. General
          
 Mendengar nama buah yang satu ini memang tidak asing lagi di telinga kita, karena buah ini termaktub pada salah satu Ayat Al – Quran ( Surat Attien ) وَالتِّين  وَالزَّيْتُونِ, yang artinya ” Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun “. Buah Tin berasal  dari Timur Tengah tepatnya dari negara Makkah, Syam, Palestina juga Mesir, tetapi juga diperkenalkan di Italia kurang lebih 2000 tahun yang lalu dimana persebarannya begitu cepat melalui Selatan Eropa termasuk Yunani.

            Buah yang disebutkan dalam Al – Quran ini, pastinya menandakan bahwa buah Tin memiliki banyak khasiat. Di Indonesia buah ini biasa dibawa oleh orang – orang yang baru pulang haji berupa manisan kering sebagai oleh – oleh saat pulang ke kampung halaman         ( indonesia ). Buah ini memiliki beberapa nama diantaranya Buah Tin/Figs/Ara. Buah tin merupakan buah yang produktif karena terus menerus berbuah tanpa mengenal musim, disamping itu buah yang satu ini sangat unik karena ia berbuah tetapi tidak berbunga.
Buah Tin memiliki banyak varietas. Sekitar ada 12 macam yang sudah terbukti cocok di tanam di Indonesia, disamping jenis2 yang lain yang sedang dikembangkan, diantara keduabelas jenis tersebut adalah : 

Yordan ( Green & Ungu ), black turki, long yellow, panace tiger, flanders, red palestine, red turki, red libia, brown turki, negronne, black ischia.

2. Pembudidayaan
  • Untuk memperbanyak tanaman tin bisa dilakukan dengan beberapa metode, salah satunya ialah dengan cara pencangkokan ( yaitu berupa cangkok praktis ) Medianya hanyalah kompos dan tanah gembur.
  • Jika tidak ingin ribet, untuk memperbanyak pohon tin dapat juga dilakukan dengan stek batang, caranya adalah dengan memangkas batang yang sudah cukup tua ( pastikan bahwa bibit yang akan dijadikan indukan telah berumur ), setelah itu potong – potong batang tersebut sepanjang 12-15 cm, olesi batang bawah dengan roton ( ZPT Perangsang Akar ). setelah itu keringkan, cukup kena angin, jangan kena sinar matahari langsung, kemudian tanam stekan tersebut di media yang sudah dipersiapkan ( usahakan kondisi sekitar teduh, jangan ditempatkan ditempat yang terkena terik matahari langsung ). Sekitar 10-15 hari batang – batang tersebut akan muncul daun, dan tunggu sampai muncul banyak daun sehingga stekan tin tersebut siap untuk ditanam di tanah.  
  • Adapun mengenai cara penanaman dan intensitas penyiraman pohon tin sama dengan pohon – pohon yang lain. Untuk penanaman usahakan agar lubang yang sudah digali diberi pupuk kandang terlebih dahulu, untuk hasil yang maksimal biarkan pupuk kandang tersebut terfermentasi dengan tanah sekitar selama 1 minggu baru setelah itu pohon tin dimasukkan ke lubang dan ditimbun dengan tanah secara perlahan.  Mengenai penyiraman perlakuannya sama dengan pohon pada umumnya, dengan catatan jangan sampai menyiram pohon tin disiang hari disaat terik matahari sedang menyengat. Usahakan agat meletakkan tanaman ini baik yang ditanam di tanah maupun yang di pot agar meletakkannya di bawah terik matahari langsung jangan sampai tertutup oleh pohon – pohon besar yang ada di sekelilingnya dengan tujuan agar pertumbuhan dan produktifitas buah yang maksimal disamping perawatan yang maksimal pula ( penyiraman, pemupukan, dan penggemburan tanah )

3. Manfaat
                 
    Tin adalah buah-buahan yang mengandung zat sejenis alkalin yang mampu menghilangkan keasaman pada tubuh. Zat-zat aktif yang terdapat dalam buah tin adalah sejenis zat-zat pembersih yang bisa dipakai untuk mengobati luka luar dengan cara melumurinya.Unsur yang terkandung dalam buah Tin adalah karbohidrat, protein, dan minyak. Buah Tin juga mengandung yodium, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, belerang (fosfat), chlorin, serta asam malic dan nicotinic.
            
           Buah Tin dapat dipercayai mempunyai bahan yang dapat melawan kanker. Pada Buah Tin mengandung "polyphenols" yang tinggi berfungsi sebagai antioksidan yang amat penting bagi tubuh kita, karena dapat berfungsi sebagai free radical dalam tubuh yang menyebabkan kanker. Disamping itu, Buah Tin juga mengandung unsur lain yang menjadi bahan anti kanker, yaitu "benzaldehyde" dan "coumarins". Benzaldehyde telah terbukti mampu bertindak sebagai bahan anti tumor dan "coumarins" adalah untuk merawat kulit dan kanker prostat. Kandungan coumarin dalam buah tin dapat mengurangi resiko kanker prostat. Buah tin juga mengandung kalsium untuk mencegah osteoporosis dan membantu meningkatkan kepadatan tulang. Kandungan kalsium yang tinggi membuat buah tin dapat dimakan sebagai alternatif asupan kalsium bagi orang yang alergi terhadap produk susu. Buah ini membantu proses pembersihan racun dari dalam tubuh kita, mencegah kanker usus serta penyakit yang berkaitan dengan perut.

          Selain dari pada itu, keberadaan serat, kalium dan magnesium di dalam Buah Tin dapat mengurangi serangan angin dan mampu mengontrol tekanan darah tinggi. Satu berita baik bagi pengidap penyakit darah tinggi, karena dengan memakan Buah Tin dijadikan pencegah penyakit tersebut. Untuk penyakit kencing manis, serat yang terdapat di dalam Buah Tin ini dapat memperlahan proses penyerapan glukosa di usus kecil. Gabungan zat yang terkandung dalam Buah Tin yaitu serat yang tinggi dan karbohidrat dalam bentuk yang ringkas, yaitu glukosa dan fruktosa mampu mengontrol kadar gula darah seseorang.
      Kandungan trytophan-nya dapat menghindari insomnia dan membuat kualitas tidur yang baik. Pektin yang terdapat di dalam buah tin pun dapat membantu mengurangi kolesterol darah. Buah tin sangat efektif untuk proses penurunan berat badan seseorang karena kaya serat. Jika memakan buah ini secara rutin, dapat membantu mengurangi resiko kanker payudara dan kanker usus besar. Rajin mengkonsumsi buah tin dapat mengurangi kelelahan, meningkatkan daya memori otak, dan mencegah anemia. Efek pencahar yang terkandung dalam buah tin dapat membantu mengobati sembelit kronis. 
        Selain buahnya, daunnya juga memiliki manfaat. Beberapa manfaatnya yaitu untuk obat kencing batu, diabetes, dan asam urat, dengan cara merebus lima ruas daun tin, menyaring lalu minum airnya. Air rebusan daun tin tersebut dapat membantu pasien diabetes mengurangi jumlah asupan insulin dan infeksi ginjal. Dalam buah Tin terkandung zat yang dapat mengurangi kolestrol jahat, menguatkan jantung dan menormalkan saluran pernafasan bagi para penderita asma / sesak nafas.
          Lembaga Penasehat Buah Tin di California (California Fig Advisory Board) melalui hasil risetnya mengatakan bahwa Buah Tin sebagai "Nature's most nearly perfect fruit", yang berarti bahwa Buah yang hampir mencapai tahap kesempurnaan secara keseluruhan.














Buah tin yang siap petik














4. Bibit Buah Tin yang kami miliki :
  • Buah Tin Red Libia 
  • Buah Tin Long Yellow 
  • Buah Tin Purple Yordan  
  • Buah Tin Green Yordan 
  • Buah Tin Brown dll
     

Sabtu, 03 September 2011

TREMBESI
 ( Samanea saman )



1. General
            Trembesi (Rain tree), atau istilah latinnya samanea saman merupakan tanaman pelindung yang mempunyai banyak manfaat. Rain Tree dapat bertahan 2-4 bulan atau lebih lama di daerah yang mempunyai curah hujan 40 mm/tahun (Dry season) atau bahkan dapat hidup lebih lama tergantung usia, ukuran pohon, temperatur dan tanah. Rain Tree juga dapat hidup di daerah dengan temperatur 20-300C, maksimum temperatur 25-380C, minimum 18-200C, temperatur minimum yang dapat ditoleransi 80C.

          Tanaman ini banyak mempunyai nama, diantaranya Di india tanaman ini disebut Enterolobium, Pithecolobium di Puerto Rico dan Samanea di Ghana. Tanaman peneduh hujan ini akan tumbuh 15-25 m (50-80 ft) di tempat terbuka dengan diameter kanopi (payung) lebih besar dari tingginya. Salah satu penggunaan penting Rain tree di Pasifik dan Amerika Latin adalah sebagai pohon berteduh yang biasanya ada di taman, pinggir jalan, lahan pertanian, dan padang rumput. Di Walt Disney “Swiss Family Robinson” dibangun sebuah rumah pohon di atas Rain Tree yang tinggi pohonnya mencapai 60 m dan dimater kanopinya 80 m. Di Malagays, Rain Tree tumbuh menjadi tanaman pelindung untuk kakao, kopi, patchouly dan vanila.

2. Perkembangbiakan dan Perawatan 
          Perkembangbiakan Rain Tree dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu pembibitan (metode yang biasanya digunakan), pemotongan dahan, ranting, batang dengan cara pencangkokan. Proses pembibitan untuk skala besar dapat menggunakan biji Rain Tree dengan cara :

pembibitan biji tanpa perlakuan, perkecambahan biji akan tumbuh dengan baik sekitar 36-50% tanpa perlakuan. Perkecambahan biji yang tidak diperlakuan akan tumbuh di tahun pertama penyimpanan biji (Seed Storage)

pembibitan biji dengan perlakuan, pembibitan biji dapat dilakukan dengan memberi perlakuan tertentu pada biji Rain Tree untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat.

Ada 2 macam perlakuan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik yaitu :
          Dengan membasahai biji dalam air selama 1-2 menit dengan suhu 800C (1760F) dengan volume air 5x lebih banyak dari volume biji, aduk biji dengan rata kemudian keringkan. Rendam biji dalam air hangat dengan suhu 30-400 C (86-1040F) selama 24 jam. Metode ini akan membantu perkecambahan biji 90-100%. Pengelupasan biji  akan tampak 3-5 hari setelah perlakuan dengan menyimpannya dalam tempat teduh dengan pemberian air yang konstan untuk membantu pertumbuhan biji. Biji sudah siap untuk ditanam setelah perkecambahan. Saat itu panjang kecambah 20-30m. Bibit yang mempunyai diameter >10mm dapat lebih bertahan dari air hujan. Perkiraan ukuran bibit saat penanaman yaitu ketika mempunyai tinggi sekitar 15-30 cm (6-12 inci) dengan panjang akar sekitar 10 cm (4 inci) dan panjnag batang mencapai 20 cm (8 inci). Diamtaer batang dari bibit harus mencapai 5-30mm. Penanaman ini dapat dilakukan di pasir (tempat pembibitan) atau di tanam di polybag yang berukuran 10×20 cm dengan komposisi 3:1:1 (tanah:pasir:kompos).

3. Manfaat 
               Trembesi, adalah tanaman yang patut kita acungi jempol, bahwa pohon ini adalah pohon no. 1 yang mampu menyerap karbondioksida secara maximal. Dalam setahun, tanaman yang dibawa dari Semenanjung Yucatan, Mexico itu menyerap 28.488,39 kg karbondioksida. Trembesi pun direkomendasikan untuk ditanam pada daerah berpolutan tinggi. Namun, harus dipertimbangkan agar penanamannya jauh dari bangunan karena akar pohon dapat menjebol bangunan.

          Di Indonesia, pemanfaatan Baujan belum optimal, baru sebatas sebagai pala, pengganti kecambah, pelindung jalan, dan hutan kota. Padahal pemanfaatan Rain Tree bisa lebih luas. Kayu Rain Tree bisa dikembangkan sebagai kayu industri atau komersial yang mempunyai karakteristik tekstur kayu yang lebih lembut, terang dan kuat. Rain Tree dapat digunakan untuk furniture, bahan dasar kerajinan mangkok, dan hiasan untuk interior rumah. Di Venezuela, akar Rain Tree dapat digunakan sebagai obat tambahan saat mandi air hangat untuk mencegah kanker. Ekstrak daun Rain Tree dapat menghambat pertumbuhan mikrobakterium Tuberculosis yang dapat menyebabkan sakit perut. Rain Tree juga dapat digunakan sebagai obat flu, sakit kepala dan penyakit usus.





Bibit Trembesi siap tanam  

Kumpulan bibit trembesi

Rabu, 11 Agustus 2010








KIARA PAYUNG 

( Fillicium decipiens )

1. General 

               Kiara payung merupakan salah satu pohon peneduh yang biasa di tanam di pinggir - pinggir jalan.pohon ini memiliki tajuk yang rindang dan kerap sehingga sangat cocok digunakan sebagai pohon perindang jalanan, selain dari pada itu pohon ini juga bisa dan comfort diletakkan di depan rumah sebagai perindang halaman.
  
Pohon kiara berjajar rapi di kanan - kiri jalanan perumahan




Pohon kiara payung dengan tajuk yang rimbun 



Tegakan pohon kiara payung mempercantik jalanan



Bibit Kiara Payung

GLODOKAN
( Polyalthea longifolia pendula )



General
          Pohon yang satu ini merupakan pohon yang biasa kita temui di sepanjang jalanan kota, karena fungsinya sebagai pohon penghias, selain dari pada itu pohon glodokan ini akan terlihat cantik dan menawan jika ditanam dipinggiran jalan sebagai pembatas jalan, selain dari pada itu ia dapat menyerap polusi udara yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor, pohon ini juga tidak rewel dalam hal perawatannya.






















Bibit pohon glodogan siap tanam 














Bibit Glodogan Tiang 


EUKALIPTUS
(Eucalyptusalba Reinw)


          
1.  General
             Eucalyptus adalah genus pohon berbunga beragam (dan beberapa semak) dalam keluarga murad, Myrtaceae. Anggota dari genus mendominasi pohon dari Australia. Ada lebih dari 700 spesies Eucalyptus, sebagian besar asli Australia, dan sejumlah yang sangat kecil ditemukan di daerah yang berdekatan dengan Papua Nugini dan Indonesia, dan satu Eucalyptus deglupta, rentang utara ke Filipina. Spesies Eucalyptus dibudidayakan di daerah tropis dan subtropis termasuk Amerika, Eropa, Afrika, Basin Mediterania, Timur Tengah, Cina dan anak benua India.

            Eucalyptus adalah satu dari tiga genus yang sama yang sering disebut sebagai "eukaliptus," menjadi yang lain Corymbia dan Angophora. Banyak, tetapi jauh dari semua, yang dikenal sebagai pohon-pohon karet karena banyak spesies memancarkan getah berlebihan dari setiap istirahat di kulit (misalnya Scribbly Gum). Nama generik berasal dari kata Yunani ευ (eu), yang berarti "baik," dan καλυπτος (kalyptos), yang berarti juga "tertutup," yang mengacu operkulum pada kelopak yang awalnya menyembunyikan bunga itu.

2. Ukuran dan Habitat
            Eucalyptus dewasa dapat mengambil bentuk semak rendah atau pohon yang sangat besar. Ada tiga kebiasaan utama dan kategori ukuran empat bahwa spesies dapat dibagi menjadi.

        Sebagai generalisasi "pohon hutan" adalah single-bertangkai dan memiliki mahkota membentuk sebagian kecil dari seluruh pohon tinggi. "Pohon Woodland" adalah single-bertangkai meskipun mereka mungkin cabang di jarak pendek di atas permukaan tanah. "Mallees" adalah multi-berasal dari permukaan tanah, biasanya kurang dari 10 m (33 kaki) tingginya, sering dengan mahkota terutama di ujung branchlets dan tanaman individu dapat bergabung membentuk sebuah formasi baik terbuka atau tertutup. Banyak pohon mallee mungkin begitu rendah-tumbuh dianggap sebagai suatu semak.

Ukuran pohon Eukaliptus :

  • Kecil - 10 m (33 kaki)

  • Menengah - 10-30 m (33-98 kaki)

  • Jangkung - 30-60 m (98-200 kaki)

  • Sangat tinggi - lebih dari 60 m (200 ft)

3. Manfaat
            Eucalyptus adalah sumber serat yang paling umum singkat untuk kayu pulp untuk membuat pulp. Eucalyptus globulus dan Eucalyptus grandis adalah varietas paling banyak digunakan dalam pembuatan kertas.

            Panjang serat Eucalyptus relatif pendek dan seragam dengan kekasaran rendah dibandingkan dengan kayu keras lainnya yang biasa digunakan sebagai kayu pulp. Serat yang ramping, tapi belum berdinding relatif tebal. Hal ini memberikan formasi kertas seragam dan opacity tinggi yang penting untuk semua jenis kertas halus. kekasaran rendah sangat penting untuk kertas berkualitas tinggi.

            Eucalyptus cocok untuk jaringan banyak kertas sebagai serat pendek dan ramping memberikan sejumlah besar gram serat per kasar dan rendah memberikan kontribusi untuk kelembutan.

            Selain dari  pada itu, Eucalyptus juga dapat digunakan sebagai  minyak, Minyak kayu putih yang mudah uap disuling dari daun dan dapat digunakan untuk membersihkan, deodorising, dan dalam jumlah yang sangat kecil dalam suplemen makanan, terutama permen, obat batuk, pasta gigi dan dekongestan. Ia juga memiliki sifat pengusir serangga (Jahn 1991 a, b; 1992)., Dan merupakan bahan aktif dalam beberapa penolak nyamuk komersial (Fradin dan Day 2002).

            Nektar dari beberapa eukaliptus menghasilkan madu berkualitas tinggi monofloral. Kayu Eukaliptus juga biasa digunakan untuk membuat digeridoos, sebuah alat musik tiup tradisional Aborigin Australia. Batang pohon itu dilubangi oleh rayap, dan kemudian memotong bawah jika menanggung adalah ukuran yang benar dan bentuk.

            Seluruh bagian dari Eucalyptus dapat digunakan untuk membuat pewarna yang substantif pada serat protein (seperti sutra dan wol), cukup dengan mengolah bagian tanaman dengan air. Warna yang akan dicapai berkisar dari kuning dan oranye yang hijau, cokelat, coklat dan merah karat yang mendalam. Bahan yang tersisa setelah pengolahan dapat dengan aman digunakan sebagai mulsa atau pupuk.



Daun Eukaliptus